Japan authentic and Halal curry- Curry Club Ruu Kiyomizudera Ninenzaka

Doing sightseeing in weekdays is enjoyable; there is a mission to taste new food in Kyoto. Here is our review of what, where, how, why, and … about curry restaurants in Kyomizudera.

Curry Club Ruu Kiyomizudera Ninenzaka

That is the name of the restaurant, serving curry and chicken-based foods. The taste is excellent, as it is the first time I tried authentic Japanese curry. Curry club Ninenzaka is a Japanese restaurant, so the flavor is very different from the “curries” from South Asia.

This restaurant has been operating since March this year. Initially, they sold ordinary Japanese curry, not targeting Muslim customers. Then they recognized that the visitors of Kyomizudera temple are manly tourist and Muslim.

“Given there are no halal restaurants around the area, they finally converted it to a Muslim restaurant in June,” said the staff who manage to speak English as well as saying “Terima kasih”, “Sama-sama” and “Sampai jumpa”.

What are they served?

Below is a list of menus and prices in Indonesian/Malaysian, captured at August 7, 2019.

The price starts from 700 yen, and the average cost is still below 1000 yen. For dessert, it stats from 150 to 500 yen. In the lower-left corner of that picture, you will see the price for adjusting menus. For example, if you want to add rice, add 150 yen. Or want spicier up to level 10, add 200, etc. You can also bring for fried chicken dessert to your house (take out available).

How to get there?

This restaurant is located in the Kiyomizudera temple complex, precisely in Ninenzaka. The place has not yet written on the Google Map, but you can trace the coordinates. I relied on coordinates from TripAdvisor below.

349-20 Masuyacho, Higashiyama, Kyoto 605-0826 Kyoto Prefecture

From Kyoto station, you have to take the bus directed to Gion. You can get off everywhere at stops around Gion. Continue to walk to the uphill road. The easiest way is to use Hokanji Temple (this Pagoda) as a landmark. After reaching the Ninenzaka path, turn left and go down the stairs. Then, turn left, and you will notice the restaurant at the end of the alley.

Screen Shot 2019-08-08 at 7.42.03

Access from the bus stop to the restaurant. The blue line is an alternative way to avoid using stairs. 

You will notice this restaurant at the end of the alley.

How’s the ambiance? (english translation will be continued)

Very good. Bersih, rapi, AC-nya kencang. Ada satu meja besar di dekat pintu, dan tempat duduk lainnya model bar di atas. Ternyata di bagian atas juga ada model lesehan. Tapi tidak dibuka kalo ga rame.

Selama makan, akan ditemani lagu-lagu Jepang yang lagi hits. (mungkin).

Bagaimana ruang sholatnya?

Ruang sholat ada di lantai 2. Jangan tanya gede-nya, GEDE banget untuk ukuran rumah makan halal. Bukan hanya sepetak seperti rumah di Gion, tapi seruangan utuh seperti ini. Ini satu rombongan bisa jamaah-an bareng.

Sajadahnya banyak. Karpet masih baru. Walpaper tembok masih kinclong. Ada AC, juga Alquran kalau mau ngaji.

Dan, tempat wudunya seperti ini. “Jangan bikin becek ya. Jangan lupa lap kaki dengan dua kotak tisue yang disediakan di atasnya” pesan istri saya.

Kapan jam bukanya?

Untuk hari ga ada keterangan kapan tutup, jadi asumsi buka terus. Nah, jam buka, ini yang penting. Buka 11 siang – 20.30 malam. Last order pukul 20.00.

Bagaimana cara bayarnya?

Bayarnya di belakang, setelah makan. Jadi ga perlu antre beli kupon, langsung bisa duduk di meja dan meneguk air putih dingin yang langsung tersedia di meja.

IMG20190807143106

Ada benar ada menu gratisnya?

Ada. Kalau mau ikutin promosiin rumah makan ini, cukup unggah menu kari yang mau disantap. Ke salah satu akun sosial kamu, seperti Instagram, facebook, atau twitter.

IMG20190807142713

Setelah mengetikkan tagar tertentu dan cek lokasi, dapatkan satu gelas kopi percuma bisa milih dingin atau panas.

Apakah tempat ini direkomendasikan?

Melihat kualitas rasa, lingkungan sekitar, dan fasilitas sholatnya, tempat ini sangat direkomendasikan. Tetapi ada minusnya: lumayan jalannya dari jalan raya. Dan perlu naik bus dulu dari Stasiun Kyoto. Tapi kalo pas lagi di Gion area, tempat ini sangat pas jadi tempat persinggahan.

 

Rumah makan kare Jepang asli dan Halal – Curry Club Ruu Kiyomizudera Ninenzaka

Jalan-jalan di hari Rabu (weekdays) sungguh menyenangkan, apalagi ada misi untuk mencicip makanan baru di kota Kyoto. Berikut ulasan kami tentang apa, di mana, bagaimana, mengapa, dan … tentang rumah makan kare di bilangan Kyomizudera ini.

Curry Club Ruu Kiyomizudera Ninenzaka

Ini adalah nama dari ruman makan yang saya maksud. Menjajakan makanan berbasis kare dan daging ayam. Rasanya mantap, untuk saya yang baru pertama kali nyoba kare Jepang asli. Ini rumah makan Jepang, jadi rasa karenya beda sekali dengan “kari-kari” asal Asia Selatan.

Rumah makan ini baru beroperasi Maret tahun ini. Awalnya mereka jualan kari Jepang biasa, ga menyasar pelanggan muslim. Nah seiring waktu, pengunjung di Kyomizudera ini kok banyak internasional dan muslim.

Terus, mengingat juga belum ada rumah makan halal di sekitar daerah tersebut, akhirnya mereka konversi menjadi rumah makan muslim pada bulan Juni. Begitu hasil kepo-an istri saya ke mamas penjaga yang cukup bisa bahasa Inggris. Dan juga sudah mahir bilang “Terima kasih”, “Sama-sama” dan “Sampai jumpa”.

Apa saja menunya?

Berikut daftar menu dan harganya dalam bahasa Indonesia/Malaysia. Di potret tanggal 7 Agustus 2019.

Harga rata-rata masih di bawah 1000 yen, dan untuk dessert di bawah 500 yen. Bagian pojok kiri bawah itu kalau mau adjust menu. Misal mau nambah nasi, tambah 150 yen, mau lebih pedas level 10, nambah 200 dsb. Khusus untuk dessert ayam goreng, juga bisa take out.

Di mana lokasi dan bagaimana aksesnya?

Lokasi di kompleks Kiyomizudera temple, tepatnya di Ninenzaka. Tempat belum tertulis di Google Map, tetapi lokasi koordinat bisa ditelusuri. Saya mengandalkan kooordinat dari TripAdvisor berikut ini. Dan akhirnya ketemu, setelah nanya orang satu kali.

349-20 Masuyacho, Higashiyama, Kyoto 605-0826 Kyoto Prefecture

Jadi kalau dari Kyoto station, kudu naik bus dulu arah Gion dan bisa berhenti di halte sekitaran Gion. Terserah saja mau turun di halte mana. Terus lanjutkan jalan kaki ke atas, jalan yang menanjak. Paling gampang patokannya lewat Hokanji Temple, atau Pagoda ini. Setelah sampai di Ninenzaka path, belok kiri, turun tangga. Lalu sebelah kiri ada gang private area, dan lokasi rumah makan ada di ujung lorong itu. Ini kira-kira gambaran map-nya.

Screen Shot 2019-08-08 at 7.42.03

Akses rumah makan dari jalan raya besar. Jalur biru tanpa harus turun tangga

Dan ini pintu depannya.

Bagaimana ambiance-nya?

Very good. Bersih, rapi, AC-nya kencang. Ada satu meja besar di dekat pintu, dan tempat duduk lainnya model bar di atas. Ternyata di bagian atas juga ada model lesehan. Tapi tidak dibuka kalo ga rame.

Selama makan, akan ditemani lagu-lagu Jepang yang lagi hits. (mungkin).

Bagaimana ruang sholatnya?

Ruang sholat ada di lantai 2. Jangan tanya gede-nya, GEDE banget untuk ukuran rumah makan halal. Bukan hanya sepetak seperti rumah di Gion, tapi seruangan utuh seperti ini. Ini satu rombongan bisa jamaah-an bareng.

Sajadahnya banyak. Karpet masih baru. Walpaper tembok masih kinclong. Ada AC, juga Alquran kalau mau ngaji.

Dan, tempat wudunya seperti ini. “Jangan bikin becek ya. Jangan lupa lap kaki dengan dua kotak tisue yang disediakan di atasnya” pesan istri saya.

Kapan jam bukanya?

Untuk hari ga ada keterangan kapan tutup, jadi asumsi buka terus. Nah, jam buka, ini yang penting. Buka 11 siang – 20.30 malam. Last order pukul 20.00.

Bagaimana cara bayarnya?

Bayarnya di belakang, setelah makan. Jadi ga perlu antre beli kupon, langsung bisa duduk di meja dan meneguk air putih dingin yang langsung tersedia di meja.

IMG20190807143106

Ada benar ada menu gratisnya?

Ada. Kalau mau ikutin promosiin rumah makan ini, cukup unggah menu kari yang mau disantap. Ke salah satu akun sosial kamu, seperti Instagram, facebook, atau twitter.

IMG20190807142713

Setelah mengetikkan tagar tertentu dan cek lokasi, dapatkan satu gelas kopi percuma bisa milih dingin atau panas.

Apakah tempat ini direkomendasikan?

Melihat kualitas rasa, lingkungan sekitar, dan fasilitas sholatnya, tempat ini sangat direkomendasikan. Tetapi ada minusnya: lumayan jalannya dari jalan raya. Dan perlu naik bus dulu dari Stasiun Kyoto. Tapi kalo pas lagi di Gion area, tempat ini sangat pas jadi tempat persinggahan.

 

Daftar jam buka restoran halal di Kansai: Update!

Last update: November 5, 2018

Pengalaman tidak menyenangkan ketika niat keluar untuk makan bersama keluarga, restoran pada tutup tanpa ada pemberitahuan terlebih dulu. Supaya ini tidak terjadi oleh pembaca sekalian, ini saya buatkan kompilasinya.

#1 Cabang Bulls di Tanimachi yonchome, Osaka

Bulls buka restaurant baru, tapi saya lupa namanya. Lokasinya mudah diakses dari stasiun Tanimachiyonchome, exit nomor 8. Jalan sekitar 10 menit keluar stasiun lewat depan APA hotel lurus terus, ada toko seven eleven lalu belok kiri, dan jalan terus sampai ketemu lampu merah yang di pojoknya ada seven eleven.

Restoran ini hanya buka malam ya sodara-sodara, dari jam 5 sore sampai jam 1 malam. Jadi kalo nemu website yang dia nyebutin buka siang, itu hoax.

Menu adalah daging yang dibakar, mulai 4500 untuk dua orang.

#2 Ayam Ya Kyoto

Berita duka bagi para penggemar ramen ayam ya, karena gerai yang di dekat stasiun Kyoto udah tutup. Informasi didapat kemarin (Nov 4) ada yang “kecelek” pas udah sampe sana, dan kata salah satu anggota NAISTers, itu bangunan mau diancurin. Jadi salah satu penggantinya ke Ayam ya Karasuma.

#3 Ayam Ya Karasuma, Kyoto

Ini belum lama buka, pernah ke sana sekali tapi juga tutup. Restoran ini punya halaman Facebook, tapi kenapa ga diupdate tiap hari jam bukanya ya? Tertulis update tanggal 5 September, saya terakhir ke sana tanggal 8 September saya ke sana jam makan siang tutup.

Dan saya menemukan informasi ini: Open for dinner 6 pm – 10 pm (9.30 last call). Bagian atas di tutup pake kertas, mungkin untuk menutup jam makan siang yang sudah tidak ada (tidak ada pemberitahuan sama sekali).

Jadi saya sarankan kalo mau ke sini malam saja, kalo siang takut ga buka.

Akses ke sana?

Dari stasiun Kyoto, naik Karasuma Subway Line arah Kokusaikaikan, berhenti di stasiun Shijo. Di facebook itu juga ga ada info pintu exit-nya. Jadi kemarin gambling aja, keluar di Exit 38, untungnya ada elevator, dan keluarnya di perempatan sangat besar. Kalo udah kayak gini, baru bisa ikuti Google Map, masuk gang-gang kecil.

Restoran ini tutup resminya tiap hari : Rabu.

#4 Cafe Bintang, Osaka

Paling mudah konfirmasi dulu via telepon, buka ga, ada space ga untuk berapa orang. Karena sempat 2 atau 3 kali udah sampai sana, Tutup atau ga ada space karena lagi di booking untuk acara makan malam besar. Teleponnya 0664847483.

#5 Sama-sama, Kyoto

Buka jam 6 sore.

#6 Ramen Naritaya, Gion, Kyoto

Tutupnya jam 14.00 – 16.00